Axiomatic Design

Axiomatic design adalah sebuah metodologi desain sistem menggunakan metode matrix untuk menganalisa transformasi dari kebutuhan customer secara sistematis ke dalam  functional requirement, parameter desain, dan variabel proses. Istilah axiomatic ini sendiri didapat dari kegunaan prinsip desain atau desain Axioms yang mempengaruhi analisis dan proses pengambilan keputusan dalam mengembangkan produk berkualitas tinggi atau sebuah desain sistem. Axiomatic design disinyalir sebagi metode desain yang mengalamatkan masalah mendasar dalam Taguchi Methods.

Metodologi ini dikembangkan oleh Dr. Suh Nam Pyo sejak tahun 1990an. Beliau adalah Dokter dari departemen Teknik Mesin di Universitas MIT. Beberapa rangkaian konferensi akademik telah diadakan untuk menambahkan pengembangan yang diperlukan dalam metodologi ini. Konferensi terakhir yang telah diselenggarakan adalah International Conference on Axiomatic Design (ICAD) yang dilaksanakan pada tahun 2009 silam di Negara Portugal.

Continue reading

Taguchi Loss Function

Definisi yang cukup sederhana dari Taguchi Loss Function ini adalah sebuah cara untuk menunjukkan bagaimana masing-masing bagian yang tidak sempurna bekerja. Hasil dari Taguchi Loss Function ini merepresentasikan rugi-rugi yang dialami oleh perusahaan. Sedangkan definisi teknik dari Taguchi Loss function adalah sebuah representasi parabolic yang mengestimasikan quality loss, diekspresikan secara moneter, yang dihasilkan ketika karakteristik kualitas menyimpang dari target value. Cost dari penyimpangan ini meningkat secara eksponensial sebanding dengan menjauhnya karakteristik dari target value.

Anda dapat memahami Taguchi Loss Method dengan melihat grafik berikut ini :

Continue reading

Pelatihan Six Sigma Green Belt

Pelatihan Six Sigma Green Belt kembali akan diselenggarakan oleh SSCX International pada bulan Maret 2012. Pendaftaran sudah dapat dilakukan, untuk memastikan Anda mendapatkan biaya terrendah selama masa early bird. Hubungi SSCX di www.SSCXinternational.com atau training@sscxinternational.com. Link informasi pelatihan di sini.

Apa itu Green Belt dan Black Belt?  Baca lebih lengkap di sini.

 

Design Of Experiment (DOE)

Design Of Experiment (DOE) adalah sebuah pendekatan sistematik untuk menginvestigasi suatu sistem atau proses. Secara umum, DOE merupakan desain berisi informasi-informasi yang terkumpul berdasarkan pengalaman dan menghadirkan sebuah variasi, baik informasi tersebut berada di bawah kendali pelaku eksperimen maupun tidak.

DOE memiliki peranan penting sebagai suatu jalan formal untuk memaksimalkan informasi yang didapat ketika sumber daya dibutuhkan. Lebih dari sekedar metode experimental “one change at a time”, DOE juga memudahkan kita untuk melakukan judgement pada variabel input dan output yang signifikan. Pengujian “one change at a time” selalu menghasilkan resiko yang mengharuskan pelaku eksperimen untuk menemukan satu variabel input untuk memiliki efek signifikan pada output sementara mereka terhambat karena tidak dapat mengganti variabel demi menjaga kestabilan variabel lainnya.

Continue reading

Bill Smith the Father of Six Sigma

Bill Smith atau yang dikenal dengan Bapak Six Sigma ini lahir pada tahun 1929 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Jika Anda mengenal fotografer ternama, Jamie Lynn Smith, ia adalah cucu dari Bill Smith. Beliau merupakan lulusan dari U.S. Naval Academy angkatan 1952 dan kemudian melanjutkan studinya di University of Minnesota School of Management atau yang sekarang lebih dikenal dengan Carlson School of Management. Pada tahun 1987, Bill Smith bergabung dengan perusahaan Motorola setelah 35 tahun berkiprah di dunia engineering dan quality assurance. Peran beliau saat itu cukup penting bagi perusahaan Motorola sendiri yaitu sebagai vice president and senior quality assurance manager untuk Land Mobile Products Sector. Continue reading

Apple’s Operational Excellence

Dunia cukup mengenal Apple sebagai perusahaan yang sukses dari desain produk mereka yang brilliant. Hanya sedikit pihak yang menyadari bahwa Apple juga memiliki substantial competitive advantage lainnya yaitu sebuah operational excellence yang dapat disetarakan dengan operasional dari Wal-Mart, Toyota, dan Southwest. Apple mengatur operasional mereka dengan sangat baik dalam bidang manufaktur, pembelanjaan, dan logistik.

Apple merancang sistem mereka untuk dapat menghadirkan produk terbaik bernilai jual tinggi dengan biaya pembuatan yang rendah. Kedua hal inilah yang membuat brand mereka semakin terkenal dan mampu menyaingi kompetitor lainnya. Kami akan mencoba merangkum sistem operasional yang diterapkan oleh perusahaan Apple tersebut.

Continue reading